RSS

BINTANG ADI DAN ALDI _ coretan ku

16 Sep

Candra_viruz100718

BINTANG ADI DAN ALDI

CERITA BY : IKADEK RADHA CANDRA

MAU DOWNLOAD PDF NYA klik disini

MAU DOWNLOD .DOC NYA KLIK DISINI

BINTANG ADI DAN ALDI

CERITA BY : IKADEK RADHA CANDRA

“aku harus menjadi bintang di atas sana, biar pun dia kecil, semua orang dapat melihat keagungan ku dan setiap orang yang berada dalam kegelapan malam , aku akan selalu ada menerangi orang tersebut hingga dia mendapatkan jalan, bintang akan selalu ada di kegelapan malam yang akan menyelimuti seseorang”

Saat aku mendengar kata itu hati ku merasa bergetar apakah seseorang yang kecil dapat menjadi besar dan orang yang telah besar tapi tak bersifat demikian akan menjadi sekecil sinar kunang-kunang terbang tinggi menjauhi permukaan bumi di malam hari…?
Orang banyak berkata kalau hanya dengan kemampuan tapi tanpa di barengi materi, usaha yang seseorang lakukan dapat dengan mudah gagal hanya dengan setiup angin yang berhembus, seseorang yang ingin menjadi seorang yang besar akan gagal dan impian akan jatuh ke jurang, tapi……….. itu tidak benar, teman yang aku miliki tidak demikian,,
Kisah perjalanan hidup ku menemukan apa arti kehidupan itu di mulai saat acara penerimaan mahasiswa baru di universitas negeri manado, salah satu universitas di provinsi SULUT yang banyak di minati oleh para siswa siswi tamatan SMA,SMK, dan sederajat..

Aku dengan mobil ayah ku di antar menuju gedung GKB, tempat acara penerimaan mahasiswa baru di laksanakan, ini hari pertama ku memegang pulpen setelah lulus dari SMA N 1 unggulan di manado.
“ Sampai disini saja kau mengantar ku, yah !.” aku keluar dari mobil yang ayah ku bawa
“Jadilah seperti ayah nak!” Itu yang ayah ku hanya katakan pada ku, ketika aku akan memasuki jenjang universitas.
Aku heran mengapa mereka memandangi ku seperi itu?…. setelah aku perhtikan ternyata jas hitam yang mengkilap yang di belikan ayah ku di salah satu butik langganan ayah ku itu banyak menyedot perhatian para mahasiswa baru yang belum aku kenal.
Treng.. treng……
Perhatian perhatian…..
Aku terkejut,,
Suara kakak senior yang amat keras mendengung di telinga ku….
“Kalian para mahasiswa baru harap mematuhi peraturan yang telah kami buat dan di sepakati oleh semua senior di sini..! mengerti?”. Dengan keras nya salah satu kakak senior yang berambut cokelat itu mengucapkan kata tersebut.
Hemzz…. siang menjelang acara pun telah usai dengan bapak dekan yang menutup acara tersebut dengan resmi, dan membuka acara inagurasi kami juga untuk mahasiswa baru,, yang akan di lakukan pada besok hari…..
Tapi semangatku luntur karena aku belum dapat menemukan seorang pun kenalan ku……
Aku rasa sudah waktunya untuk telfon sopir ku untuk menjemput ku di sini.!/…..
Ku akan duduk di sini dulu sambil menunggu….!
“Haiii.. hentikan itu….!”
“Tak ku biar kan kau menyakitinya..!”
Suara bising itu membuat ku penasaran, dan aku pergi melihat nya di belakang gedung yang ber cat kuning itu..
Kulihat seorang gadis yang coba di kerjain oleh salah satu senior itu……
Tetapi ada juga seseorang yang coba untuk menolong gadis berambut hitam lurus tersebut……
“Kakak, ku mohon hentikan itu,, apa kau tak lihat gadis itu sudah kesakitan karena menerima ganjaran mu…”. orang yang berkaca mata itu berkata…!
“Apa peduli mu tentang gadis yang baru kau kenal ini?”. Sangat keras kata kakak senior itu…!
“Apa salah nya aku mengatakannya kak,, biar aku saja yang dihukum,, dan sudahi hukumannya…!” si kaca mata itu terus berkata memohon…
Dengan tergesa aku pergi mendekati orang-orang tersebut, dan berkata ,
“hentikan kak, bukannya ini sudah menyalahi peraturan yang ada?….”. aku tegas berkata

“Siapa lagi kamu, datang untuk memperingatkan kami yach?…” kakak itu pun marah dan mendekatiku lalu, mengangkat kerak baju ku sampai aku terengah ke atas……
“Jangan berani-berani yach..” katanya….
“Prakkk.. das…….1!!!!!!”. si kaca mata memukul kakak senior yang kasar padaku…
Lalu kakak itu pun membalasnya kepada si kaca mata, sampai darah keluar dari hidung si kaca mata itu…..
Aku tak tahan dengan tingkah kakak itu dan aku juga terengah emosiku dan memukul kakak tersebut…..
“Siapa di sana?..”
“Hentikan semua itu!..”
Salah seorang dosen datang dan menghentikan pertengkaran kami semua…….!
Kami di bawa ke ruang dosen dan di ceramahi di sana dengan rasa yang amat pilu di hari pertamaku masuk universitas.

Si kaca mata itu terlihat amat kesakitan di saat dia keluar dari ruangan dosen , dan dia berterimakasih kepada ku…
Dan wanita yang dia tolong itu mngucapkan terimakasih kepada kami berdua…!!
Lalu dia pergi tanpa meninggalkan sebuah nama baik pada ku atau pada si kaca mata yang masih terasa kesakitan…..!
“Siapa nama mu ?..” si kaca mata memandang ku dan berkata “nama ku ADI..!”
Dan begitu juga aku mengulurkan tangan ku dengan menyebut “namaku ALDI….”.
Aku berkata “apa ini sebuah kebetulan,,,,?, nama kita hampir sama dan mndapat kejadian seperti ini di hari pertama ku masuk….!”.
Aku tersenyum, dan dia pun ikut tersenyum.!
Jemputan ku datang dan aku bergegas menghampiri sopir keluarga ku pak yusuf,,,
“Sampai jumpa aldi,”.. kata si kaca mata yang bernama adi itu sambil melambaikan tangan nya, dan berkata
“semoga kita dapat bersahabat dngan baik mulai sekarang,,,”.
Aku terbersit dan berkata.. “baik lah.. sampai jumpa besok teman ku…!”.
Di pun berjalan menuju arah yang berbeda dengan ku….
Dan aku berkata pada pak yusuf… “pak jangan katakan apa-apa tentang aku kepada ayah yach…. katakan aku hanya jatuh sampai-sampai bajuku kotor seperti ini…!”.
“Baik mas,,, “. kata pak yusuf dengan sangat menurut pada ku yang istrinya mengasuh ku dari aku baru lahir…..!
“Tapi biarlah pak,, tetap ayah ku dan ibu yang pasti tidak ada di rumah sekarang, karena sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri,, tak mungkin mereka menanyaka bagaimana aku tadi di kampus…!”. kataku
“Baik mas,, bapak pasti tidak demikian,, bapak hanya sibuk sebagai orang yang amat di butuh kan orang banyak..!”. pak yusuf menyahut..
“Yachhh terserah lah…” kata ku sambil muka ku mengusamm….!

Sesampainya di rumah tebakanku tadi benar kalau ayah dan ibuku tidak berada di rumah saat ini, hemz,, apa boleh buat lah aq langsung masuk kekamar dan tidur untuk melepas lelah ku..
Seperti biasa jam mninjukan pukul 21.00 wita ayah dan ibu belum juga datang… aku makan malam sendiri saja karena sudah lama aku menunggu dan malam juga semakin larut.
Aq langsung tidur tanpa mengucapkan satu kata pun pada bibi puspa dan bapak yusuf, aq langsng masuk ke kamar qu..
“Tuhan jagalah kedua orang tua ku, dan berikan aku kesempatan bersama mereka merasakan kasih sayang mereka dalam hari-hariku serta berikan teman yang terbaik kepadaku besok agar aku berhasil dalam kuliah ku…….”. Doa ku sebelum ku tidur.
Pagi-pagi sebelum ayah dan ibu bangun aku sudah pergi duluan ke kampus tanpa di ketahui mereka dan pak yusuf yang mengantarku, sesampai di depan JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA, yaitu jurusan yang ku ambil dan tidak disetujui sbenarnya oleh kedua orang tua ku, karna mereka menganjurkan ku untuk sekolah di sekolah HUKUM, dan menjadi seorang jaksa.
Inagurasi pun akan segera di mulai…..
Yaitu penyiksaan mahasiswa baru oleh kakak senior yang menganggap dirinya paling benar di antara semua kami para junior…..
“Hai…..”. suara dari arah timur terdengar dan aqu menoleh kearah suara itu dan ternyata itu ADI ….//
“Hai juga adi…,, !” aku menjawab dengan keras!
Aku menghampirinya dan dia berkata, “ kau di jurusan ini?…”
Aku menjawab… “ iya…//”.
“Ini adalah jurusan yang aku pilih dalam menuntut ilmu di universitas…..”
Dan si kacamata itu tersenyum…..!
Mungkin dia berfikir aku punya teman yang baik sekarang….
Hehe…… aku juga berfikir demikian…………..
Kakak yang bersuara keras dan lantang itu pun berkata….”masuk semua para junior…’’
Hemz,,,, kami berdua berfikir inilah waktu penyiksaan kami telah tiba…………..
Kami pun segera bergegas menuju ke sana dan ratusan orang yang sejurusan seperti kami pun menuju ke ruang itu……
Segala macam ganjaran dan permainan yang tentunya menyakitkan dan melelahkan hati dan perasaan kami di berikan oleh kakak senior itu….
Dan pada saat kami mendapatkan salah satu hukuman dan satu orang gadis pun di panggil oleh kakak senior itu dan perasaan ku mengatakan ……” kenapa aku oernah melihatnya yach…?”.
Dan ternyata itu adalah gadis yang kemarin di kerjain oleh kakak senior ….
Hemzzz… kami berdua terangah … ternyata dia juga di jurusan ini dan mengapa penampilannya beda dengan yang kemarin….? Ini lebih cantik ,,, hehe… mungkin karena dia tidak mengikat rambutnya lagi sebanyak 45 ikatan…
Rambutnya terurai panjang……….
Kami bertiga di perintahkan untuk menyanyi dan itu membuat kami di tertawakan oleh banyak teman-teman junior …..
Tetapi dari situlah awal kisah perjalanan hidup kami dan junior lain bermula…
Dari yang tidak kenal menjadi akrab atau pun dari yang akrab menjadi bermusuhan mungkin….! Banyak kejadian sichh…
Setelah sore acara selesai dan kegembiraan bersama sesama junior maupun kakak senior sangat terasa… karena baik senior maupun junior yang kelihatannya juteq dan jahat… ternyata sangat bersahaja….. dan menutup acara dengan siram-siraman air yang membuat kelelahan hilang begitu saja…..

Kami berdua mendekati gadis yang kemarin itu…..
Lalu menanyakan nama dari gadis itu sembari tersenyum dan mengulurkan tangannya dia berkata namanya bunga…
Aqu berkata bersama adi hemzzz… “kamu harum seharum namamu….!”.
“Anak lelaki yang aneh…..’’ bunga berkata pada kami…..
Adi ingin bersalaman dengan gadis itu,, tapi dia membuka kacamatanya… agar sich katanya lebih terlihat keren…. Tapi bagiku sama saja…. Hehe…
Adi sampai terpaku melihatnya … dasar laki-laki….
Kami bertiga pun mengambil foto untuk kenang-kenangan……….

Dari sanalah kami kenal sampai kisah-kisah selanjutnya..

Setahun berlalu setelah kejadian itu , kami akan menuju semester 3, waktu begitu cepat berlalu.. dan persahabatan kami bertiga semakin akrab….
Saat-saat semester 3 adalah saat=saat yang paling menarik karena kami semakin giat belajar karena IP kami bertiga juga cukup tinggi… tapi tidak ku sangka ternyata IP si adi selalu lebih tinggi dari kami berdua… berturut-turut dari semester 1 samapi semester 3…………..
Berbagai macam kegiatan yang menyangkut pendidikan kami selalu mengikutinya sampai-sampai di semester 5 adi berhasil menjadi juara 3 matematika tingkat nasional, dan bunga juara harapan 1 nya….
Aku sich tidak kalah, aqu berhasil menjadi duta lingkungan tingkat nasional mewakili FAKULTAS FMIPA UNIMA….
Kami mendahulukan prestasi kami sambil menjalani kuliah agar dalam hidup kami tidak terjerumus pada hal-hal yang negative….
Saat itu,, setelah kami bertiga pulang dari kegiatan itu lalu kami merencanakan makan malam karena telah menjadi juara masing-masing…..
Indah sich mengajak kami ke boulevard tondano.. ok …
Aq dan adi setuju dan pada malam itu kami pergi sambil berbincang-bincang…
Adi berkata saat pertengahan makan malam kami…. ‘‘apa kita akan selalu bersama seperti ini?’’
“Mengapa tidak adi…..,, kamu knapa sich bialng begitu?’’ kata bunga sambil merayu…
Aq berkata “ya iya lah .. kita akan selalu bersama donk…..!”.

Adi bersikap pesimis.. dan dia mengutarakan bahwa cita-citanya adalah membuat sekolah di mana di sana terdapat anak-anak yang tidak bias bersekolah karena tidak ada biaya… dan adi akan menampungnya dan mengajari mereka sampai mereka bisa menjadi anak-anak seperti pada umumnya, yang bisa sekolah….’’ ! Karena saat dia mengikuti lomba ke Jakarta, dia melihat banyak sekali anak-anak yang menjadi pengamen dan tidak sekolah…!
Begitu besar cita-cita si anak kacamata ini…….!
Aku berkata,, “tenang adi… jika cita-citamu seperti itu. Aqu dan bunga pasti akan turut di dalam nya membantu kamu mewujudkan cita-cita mulia mu itu…..!”.
“Iya adi… bersemangatlah dan yakin bahwa kita bertiga akan selalu bersama….’’ Kata bunga sambil tersenyum memberi semangat..
Entah kenapa hati ku bergetar setelah mendengar perkataan si adi itu….
Dan mengapa perasaan ini juga bergetar melihat bunga yang begitu ikhlas kepada kami berdua.. berteman dan bersama selama ini bersama kami’…..!
Aq merasa suka pada bunga……… tapi aku takut mengungkapkannya,,….
Adi menyambung cerita lagi…’’ apa aku bisa seperti kalian…./?
“Mengapa tidak ….? Tegas ku..”
“Aku berasal dari orang yang kurang mampu.. tapi kalian tidak,, kalian di lengkapi fasilitas dari orang tua kalian…..”.
Inilah yang aq takutkan, kalau adi minder dengan aku ataupun dengan bunga,,, mungkin ini lah sebabnya dia berkata kalau ‘ apakah kami akan selalu bersama…’’ mungkin fikir anak yang kuliah karena beasiswa itu dia berfikir dia kurang memiliki materi untuk mewujudkan cita-citanya…
Aku berkata “jangan kau berkata seperti itu adi,,,.. apa kau tidak menganggap selama ini kita berteman begitu lama , begitu akrab…. Kami tidak akan meninggalkan mu sendidiran.. aku dan bunga akan selalu bersama kamu.. sampai kapan pun…..!”
“Apa kau tidak sadar,, di balik kesederhanaan mu kau begitu hebat.. buktinya kau lebih berprestasi dari aku….. dan cita-cita mu itu sungguh mulia,, dan orang besar tidak ada yang sepertimu, memikirkan hal yang begitu mulia….”.
“Adi… kau pasti bisa… dan kami akan selalu ada untukmu dalam hal apapun..” kata bunga… sambil memperlihatkan wajahnya yang anggun yang membuat orang akan merasa bersemangat melihatnya…
Adi dengan matanya yang berkaca-kaca,, tersenyum dan melihat kami berdua sambil berkata .. “ terimaksih kawan-kawan terbaikku.. kau segalanya bagiku….! Tuhan begitu baik mengirim kalian dalam kehidupanku.’’.
Dari situ lah aqu semakin sadar akan persahabat akan mengalahkan segalannya…… dan kemauan harapan dan cita-cita akan membuat orang menjadi kuat dan besar dalam hidupnya.

Perjalanan kisah kami terus berlanjut…
Banyak hal yang telah kami lakukan…
Seperti mengikuti berbagai organisasi yang bertajuk kepedulian kepada sesama dan lingkungan….
Ini sesuai cita-cita adi yang ingin membantu mereka yang kurang mampu…
Dari sinilah aku, bunga dan tentunya adi belajar tentang nilai-nilai dalam kehidupan yang begitu indah…

Perasaan ku kepada bunga juga semakin terasa dan ingin kuungkapkan karena setelah sekian lama aku pendam….
Tapi aku masih menunggu kesempatan yang tepat….
…Pestasi yang aku , adi dan bunga ukir semasa menjadi mahasiswa sangat banyak dan itu menjadikan kami lebih berpengalaman dalam menjalani kehidupa selanjutnya.

Hari yang sangat berbahagia pun tiba,, setelah 4 tahun kami menuntut ilmu sebagai seorang mahasiswa… yaitu WISUDA…..
Perasaan kami begitu bahagia karena pada akhirnya kami sama-sama selesai setelah menjalani berbagai tugas-tugas kami sebagai mahasiswa dan menyelesaikan tugas akhir kami dengan baik…..
Dan tidak ketinggalan kedua orang tua ku datang dan mereka sadar bahwa biarpun menjadi seorang guru nantinya tapi aku bisa sarjana dengan baik. Mereka memberi semangat padaku..
itu membuat aku senang karena pada kahirnya mereka mendukungku untuk menjadi seorang guru walaupun kedua orang tua ku menjadi anggota dewan .

kedua orang tua bunga pun datang untuk melihat anaknya wisuda….!
Tapi apa kalian tahu adi sangat bersedih karena orang tuanya tidak memiliki biaya untuk datang……..
Dan ibunya dalam keadaan sakit kemarin…
Tapi aq sebagai teman tidak tinggal diam, melihat adi yang murung di saat berbahagia ini ..
Aku tak mungkin tega melihatnya…..
Aku suruh aja pak yusuf menjemput mereka
Di kampung halamnya dan adi terkejut karena ayah ibunya datang pada hari yang berbahagia ini…
Senang hati adi begitu juga aku,,…. Karena mereka kami dan bunga dapat berkumpul dan berbahagia bersama di hari ini…..!

Begitu indah persahabatan kami sampai kami akhirnya WISUDA dan peringakat paling tinggi di raih oleh ADI….
Begitu bangganya orang tua mereka…….
Tidak kalah juga aku.. menyusul dengan peringkat ke dua…..!

Ayah … ibu.. aku telah berhasil……
Berfoto pun menjadi penutup acara ini…..

Kalian tau tidak, ayah ku mengundang 3 keluarga ini untuk makan makam bersama di rumah.
Bahagia hati ini……,, melihat orang tuaku akrab dan dapat meluangkan waktunya untuk ku……………….
Setelah acara wisuda itu,, aku menghampiri bunga, di sudut sana .. dan sesampainya d tempat yang sedikit sepi itu aku berkata pada bunga ..
“ setelah selama ini kita bersama,,…. Perasaan ku tidak hanya sampai di persahabatan, bahkan lebih.. semoga kamu tidak salah menilainnya….’’
“aku cinta kamu…….” ,,, aku telah mengungkapkannya…’’
Dan bunga sambil tersenyum seraya berkata…. “Maaf aldi “ aku ga bisa….”.
“ Ga bisa nolak perasaan kamu………..” “aku juga memendam perasaan terhadapmu…..”
Wichhh….. aku gembira karna bunga juga menyimpan perasaan terhadapku…..
Aku bahagia sangat bahagia di hari ini…”..
“terimakasih Tuhan atas semuanya…
Akupun reflex memeluk bunga…..
Senang…… adi pun datang dan aku memanggil adi dan kami berpelukan bersama… dan mengungkapkan kebahagiaan kami… sambil adi berterimakasih kepada kami berdua karena telah menjadi sahabat yang baik untuknya…
“begitu juga aku sangat berterimakasih karena kalian berada dalam hidupku dan mengubah semua jalan dalam kehidupanku.. kalian sahabat terbaik ku……!”

Makan malan di rumahku bersama tiga keeluarga yang penuh dengan kebahagiaan…….
Aku senang dan bahagia…
Ayahku berkata dalam pertengahan makan malam kami…
Bahwa aku akan di sekolahkan untuk mencari gelar S2 ku di kanada…
Aku terengah, aku berkata “tapi ayah…,,,”
Dan ayah bertekad untuk itu……………………………
Aku hanya bisa berkata baik ayah…
Aku menatap bunga dan adi…
Bunga berkata “kau harus kejar itu semua…..’
Aku mengungkapkan semua pada orang yang ada di meja……
Bahwa aku suka pada bunga…..
Dan bunga tersipu malu begitu juga aku… dan semua orang tersentak kaget…..
“Ayah, ibu dan adi….,,,, ! mereka kaget
“Kau sudah jadian sama bunga?…”. kata adi sambil tersedak dan dia pergi ke kamar mandi…
Aku menegaskan pada kedua orang tua ku dan orang tua bunga….
Ayah ku berkata “ bagus tetapi kau harus mendapatkan gelar S2 dahulu baru kalian berdua lanjutkan hubungan kalian kearah yang lebih serius….”
Ayah dan ibunya bunga pun berkata,, “ aku setuju……”
Begitu bahagia nya hati ini pada masa ini……………..
Adi datang dengan muka memerah,,, tetapi dia berkata selamat aldi dan bunga tas hubungan kalian berdua……..aku juga ikut senang dengan semua ini……!

Setelah kejadian itu……
Kami bertiga lama tidak ada koneksi….
Dan aku pergi untuk mencari gelar S2 ku sesuai pesan ayah ku…..

…………Tak terasa waktu begitu cepat…….

Setelah 3 tahun berlalu dan aku membawa gelar S2 ku………

Aku kembali pulang kerumah dengan bangga…
Di sambut oleh kedua orang tua ku di sana….
Dan apa kalian tahu bahwa bunga juga ada di sana dan .. kedua orang tua ku sudah setuju dan kami akan segera bertunangan………….
Perasaan ini amat sangat bahagia mendengarnya… dan orang tua ku sangat memperhatikanku sekarang….!

Setelah dua tahun berlalu setelah aku mendapat gelar itu…

dan mendapat pengalaman kerja serta menjadi seorang guru…
Kami berdua melaksanakan pernikahan kami dengan meriah dan……………..
Aku mengirim surat pada sahabatku adi bahwa “aku telah pulang dan berhasil dua tahun lalu dan hari ini aku akan menikah dengan bunga..”
“Aku harap kau datang pada hari yang berbahagia ini wahai sahabtku…. Aku sudah lama tak berjumpa dengan kamu begitu aku merindukan kamu serta kacamatamu yang kau pakai itu adi”
Itulah pesan yang ku tulis pada adi…
Tapi pada hari pernikahan ku… tidak terasa lengkap karena adi tidak datang ..
Aku dan bunga bertanya-tanya.. apakah adi sudah lupa pada kami……..
Aku berkata mungkin adi ada kesibukan lain di luar sana…..!
…………..))))),,,…….
Keluarga yang sangat harmonis dan bahagia tercipta pada kami setelah 6 tahun menjalani kehidupan rumah tangga, kami di karuniai dua orang anak..
Satu laki-laki dan satu paling kecil yaitu perempuan…….

Saat yang berbahagia bersama mereka selalu setiap hari..
Dan pada hari di mana aku dan bunga bersama pada malam itu…
Bunga berkata, “apa kau masih ingat dengan si kaca mata?”.
“Adi maksud kamu. .?”. aku berkata
“Ia… adi,,… dia sudah tidak hadir dalam pernikahan kita 6 tahun lalu… sampai sekarang setelah kita mempunyai 2 orang anak dia juga tidak ada kabar bahkan mengirim sepucuk surat atau menelefon juga tidak pernah….’’
Aku mengerti dengan perasaan bunga.
“mungkin setelah kita pindah ke Jakarta 6 tahun lalu… dia tidak tahu semua ini.. karena kita jauh”…. Aku berusaha membuat bunga tersenyum….

Dan di bulan November aku pulang ke manado mengunjungi orang tua ku….
aku dan bunga berpendapat, “mengapa kita tidak mengunjungi adi saja setelah sekian lama?….:”
“Itu ide yang sangat bagus…”
Aku dan bunga pergi ke kampung halaman adi yaitu dataran dumoga…..
Setelah sampai di sana aku langsung ke rumah adi…
Dan aku melihat rumah yang kecil dan kusam itu di sana dan ada seseorang yang membukakan pintu setelah aku mengucapkan selamat siang….
Dan sambil berjalan bungkuk,, dia menjawab “selamat siang nak…?”
“Siapa ya? Ada perlu apa?…”
Dan ternyata itu ibu adi…,,
Bunga langsung menghampiri dan berkata ..”ini kami bu… aku bunga dan ini aldi.. kami teman adi yang waktu itu bersama adi.. bersama saat WISUDA,, ibu ingat?….”.
Dia langsung meneteskan air mata setelah nama adi di sebut oleh bunga…!
“Ada apa bu? Tanya bunga…?”
Ibu adi pun berkata “kalian sudah berhasil… kalian begitu ingat dengan adi…. Tapi adi sudah tiada,, dia telah pergi untuk selamanya meninggalkan ibu di sini sendiri……!”>
Aku kaget dan berkata, “ apa benar bu? Mengapa bisa? apa yang terjadi?”.
Ibu itu sambll meneteskan banyak air mata, dan berkata:
“Adi memperjuangkan sekolah di mana anak-anak terlantar di daerah kami bisa sekolah dan dia berjuang membangun sekolah itu sampai berdiri dengan baik dan berjalan dengan baik….,
Tetapi banyak yang tidak suka dengan itu, dan adi terus membela agar di daerah kami ada sekolah walaupun dia sendiri yang akan mengajar dan mengurus semua administrasi sekolah itu…..
Ia bekerja siang dan malam agar sekolah itu ada dan dapat menyekolahkan anak-anak di sana yang memiliki SDM rendah….
Sampai
1 tahun lalu dia mengalami sakit yang parah, sakitnya dari kecil yaitu kanker paru-paru yang di alaminya kumat…. Dan dia di rawat di rumah sakit.. dan dia tidak bisa di tolong setelah sebulan di rumah sakit…”.
….Sekolah yang di perjuangkannya pun sekarang terbengkalai….’’

Ya tuhan begitu kasihan dan malang nasib teman hamba itu…
Aku tidak bisa menahan air mata yang mengalir deras mengucur dari mataku, mendengarka kisah sahabatku si kaca mata itu yang ia benar-benar nekad untuk memperjuangkan cita-citanya biarpun dia harus bekerja begiu keras,…
Ibu, bersabarlah bu yach.. kami akan ada untuk ibu. Karena kami menganggap ibu sebagai ibu kami juga…
Adi bagaikan saudara bagi kami.. bu..!

Ibu pun masuk kedalam dan menunjukan foto-foto adi yang ada di album itu, dan memberikan sebuah buku harian yang di tulis oleh adi..!
Yang buku harian itu berisi.. tentang betapa dia kesakitan akan penyakit yang dialaminya sejak kecil.. tapi aku sebagai sahabatnya bahkan tidak sadar akan hal itu…
Dia juga mengungkapkan cita-citanya membangun sekolah bagi anak-anak kurang mampu, dan dia berkata banyak tentang aku dan bunga tentang persahabatan kami, di buku harian itu…
Air mata tak berhenti mengalir,, begitu juga bunga yang berada di sampingku dan ibu adi yang masih menangis…

“ aku bersyukur memiliki teman2 seperti kalian aldi, bunga.. kamu selalu mendukungku saat aku dalam keadaan susah’….. kalian tak malu mempunyai teman sepertiku.. dan dari kalian semangatku bertambah dalam menjalani kehidupanku yang berat ini.. terimakasih sahabatku” adi dalam buku hariannya..

“aku harus menjadi bintang di atas sana, biar pun dia kecil, semua orang dapat melihat keagungan ku dan setiap orang yang berada dalam kegelapan malam , aku akan selalu ada menerangi orang tersebut hingga dia mendapatkan jalan,
bintang akan selalu ada di kegelapan malam yang akan menyelimuti seseorang”.
Kata-kata ini lah yang tersirat dalam buku harian sahabatku adi.!

Dan di bagian lain halaman buku itu,, dia juga mengungkapkan bahwa dia suka pada bunga saat dia menolong bunga pada saat penerimaan mahasiswa baru yang bunga di tolong olehnya dari kakak tingkat tersebut, tetapi perasaannya di pendam dan tidak diungkapkan karena dia takut kalau itu akan merusak persahabat kami..
Di bagian-bagian selanjutnya saat wisuda ia akan mengungkapkan perasaannya pada bunga , tapi aldi yaitu aku ada di sana,,!
“bunga aku suka padamu saat kita pertama kali bertemu disaat penerimaan mahasiswa baru itu, perhatian ku selalu tertuju padamu, kau penyemangat hidup bagi aku, karena kaulah aku bisa bertahan…
aku merasa tidak pantas dengan mu… dan rasa ini aku pendam… agar persahabatan kita tetap berjalan dangan baik, agar kau juga tidak berpaling dariku, apalagi kelihatannya kau suka pada aldi, karena dia lebih beruntung dari pada aku, dia memiliki segalanya yang kau perlukan,
aku tidak mungkin bisa sepertinya, perasaan ku ini biarlah menjadi debu yang di terbangkan oleh hembusan angin yang dingin dan memilukan hati ku ini,……! Terimakasih bunga, atas apa yang telah kau beri dalam hidup ku….!
Dan aldi jagalah bunga dengan sebaik-baiknya….!”.
………….dalam buku hariannya.
……….Mungkin adi akan mengungkapkan perasaannya, tetapi aku ada di sana saat itu yang aku juga mengungkapkan perasaan ku pada bunga….!…
Di halaman terakhir… dia berkata “ aku tidak bisa datang kepernikahan kalian wahai sahabatku… karena aku tidak bisa melihat kalian berdua dan aku harus bagaimana apa kau harus bahagia dengan pernikahan kalian atau aku harus merasa sedih karena bunga sudah menjadi milik orang lain…..”!,
dan surat undanganku pun masih ada di tulisan terakhir sahabatku itu…
Di tulisan yang paling bawah dia sangat bersyukur dalam hidupnya karena memiliki orang tua yang mendukung dirinya dan Tuhan yang menerangi semua jalannya.. dan memberikan malaikat penerang jalan yaitu aku dan bunga dalam menggapai cita-citanya.
Terimakasih karena cita-cita ku tercapai Tuhanku.!

Membaca semua itu aku dan bunga tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Aku hanya meminta maaf kepada adi dan aku sangat merasa bersalah kepadanya, karena aku tidak menjadi sahabat yang baik bagi nya…..! “maafkan aku sahabatku….”

Aku , ibu adi dan bunga serta anak-anakku pergi ke makan adi dan aku sangat bangga memiliki sahabat yang sangat hebat seperti adi…
Aku dan bunga pergi ke sekolah yang telah diperjuangkan adi selama ini, aku dan bunga membangun kembali sekolah itu dan menjadikannya sekolah yang gratis bagi anak-anak yang kurang mampu.
Dan menjadikannya sekolah yang besar yang kami namakan “SEKOLAH BINTANG ADI”.

Karena aku sangat bangga pada adi…
Aku akan mengajarkan perjunganmu pada anak-anakku nanti , dan anak-anak lain di luar sana…., bermimpilah yang tinggi.. karena dari mimpi, cita-cita dan perjuangan kamu dapat menggenggam dunia..

Beristirahatlah dengan tenang di sana adi wahai sahabatku….
Perjuangan mu begitu besar dan kau adalah sumber inspirasiku….!
“Aku dan bunga di sini selalu mengingatmu…..”!
Semoga kau tersenyum di sana… sekolah muu sudah ku teruskan.. dan ibumu aku yang akan menemaninya di masanya yang senja.
Kau sudah boleh tersenyum di sana adi.!

BY : I KADEK RADHA CANDRA
Selesai di buat tulisan ini 15 september 2013 (setelah lama tulisan ini tidak di tulis, dan pada akhirnyadi tulis kembali dan selesai tanggal 15 sep ini).

Terimakasih kepada TUHAN YANG MAHA ESA.
Kepada kedua orang tua ku yang selalu mendukung aku dan sahabat-sahabat di sekelilingku yang selalu menginspirasi dalam kehidupan ku……
thanks all…….

mau download pdf-nya klik disini

MAU DOWNLOAD .DOC NYA klik disini

 
5 Comments

Posted by on September 16, 2013 in CORETAN KECIL, UMUM

 

5 responses to “BINTANG ADI DAN ALDI _ coretan ku

  1. dwi ria

    September 20, 2013 at 11:26 am

    keren,,,

     
  2. luhena

    September 29, 2013 at 4:41 am

    Reblogged this on luhenasuparmi.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Korean Wave Indonesia

The Friendliest Newsbase For Korean Wave Fans in Indonesia

KHAIRUL'S BLOG

Sebaik-baik manusia, yang banyak memberikan manfaat pada orang lain

%d bloggers like this: